Senin, 09 Februari 2026

PERTEMUAN PERTAMA - RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

 

Sekolah Tinggi Teologi Wesley
Mata Kuliah: Formasi Spiritual
Kode/SKS:  / 2 SKS
Semester: 2 (Dua)
Tahun Akademik: 2025/2026
Dosen Pengampu: Pdt. Jonni Octavianus, M.Th


A. DESKRIPSI MATA KULIAH

Mata kuliah Formasi Spiritual dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman teoretis dan praktis tentang pertumbuhan kehidupan rohani Kristen. Mata kuliah ini mengeksplorasi berbagai disiplin spiritual klasik dan kontemporer, tradisi formasi spiritual dalam sejarah gereja, serta aplikasinya dalam konteks pelayanan dan kehidupan sehari-hari. Mahasiswa akan dibimbing untuk mengembangkan pola hidup spiritual yang sehat dan berkelanjutan.

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK)

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan konsep dasar formasi spiritual dan signifikansinya dalam kehidupan Kristen
  2. Mengidentifikasi dan mempraktikkan berbagai disiplin spiritual klasik
  3. Menganalisis tradisi-tradisi formasi spiritual dalam sejarah gereja
  4. Mengintegrasikan praktik formasi spiritual dalam kehidupan dan pelayanan
  5. Mengembangkan rencana pertumbuhan spiritual pribadi yang berkelanjutan

C. RENCANA PEMBELAJARAN 14 PERTEMUAN

PERTEMUAN 1: PENGANTAR FORMASI SPIRITUAL

Tujuan Pembelajaran:

  • Memahami pengertian dan tujuan formasi spiritual
  • Mengenal perbedaan antara pertumbuhan alamiah dan formasi intensional

Materi:

  • Definisi formasi spiritual
  • Formasi vs. informasi
  • Peran Roh Kudus dalam formasi spiritual
  • Tujuan akhir: Conformity to Christ (Roma 8:29)

Metode: Ceramah, diskusi kelompok, refleksi pribadi

Tugas:

  • Menulis refleksi 500 kata tentang perjalanan spiritual pribadi hingga saat ini
  • Membaca: Foster, Richard J. "Celebration of Discipline" Bab 1

PERTEMUAN 2: TEOLOGI FORMASI SPIRITUAL

Tujuan Pembelajaran:

  • Memahami dasar teologis formasi spiritual
  • Mengenal konsep imago Dei dan pemulihan gambar Allah

Materi:

  • Imago Dei dan kejatuhan manusia
  • Pembenaran dan pengudusan
  • Karya Trinitas dalam formasi spiritual
  • Perspektif Wesley tentang pengudusan

Metode: Ceramah interaktif, studi kasus biblika

Tugas:

  • Membuat peta konsep tentang proses pengudusan menurut teologi Wesley
  • Membaca: Collins, Kenneth J. "The Scripture Way of Salvation" (selected chapters)

PERTEMUAN 3: DISIPLIN MEDITASI DAN KONTEMPLASI

Tujuan Pembelajaran:

  • Membedakan meditasi Kristen dan meditasi Timur
  • Mempraktikkan meditasi Alkitab (Lectio Divina)

Materi:

  • Sejarah meditasi Kristen
  • Lectio Divina: tahapan dan praktik
  • Meditasi Mazmur
  • Kontemplasi dan doa sunyi

Metode: Workshop praktik, pembimbingan meditasi

Tugas:

  • Praktik Lectio Divina selama 7 hari berturut-turut dengan jurnal refleksi
  • Membaca: Mulholland, M. Robert. "Shaped by the Word"

PERTEMUAN 4: DISIPLIN DOA

Tujuan Pembelajaran:

  • Mengenal berbagai bentuk dan tradisi doa Kristen
  • Mengembangkan kehidupan doa yang lebih dalam

Materi:

  • Teologi doa
  • Pola doa: ACTS (Adoration, Confession, Thanksgiving, Supplication)
  • Doa Yesus (Jesus Prayer)
  • Doa puitis dan spontan
  • Doa syafaat

Metode: Ceramah, praktik doa bersama, sharing pengalaman

Tugas:

  • Membuat jurnal doa selama 2 minggu
  • Mempraktikkan satu bentuk doa baru dan menulis refleksi

PERTEMUAN 5: DISIPLIN PUASA

Tujuan Pembelajaran:

  • Memahami makna spiritual puasa
  • Mempraktikkan puasa secara sehat dan bertanggung jawab

Materi:

  • Puasa dalam Alkitab dan tradisi Kristen
  • Tujuan spiritual puasa
  • Jenis-jenis puasa (makanan, media, aktivitas)
  • Bahaya dan kesalahpahaman tentang puasa
  • Puasa dan keadilan sosial

Metode: Ceramah, testimoni, diskusi kelompok

Tugas:

  • Merencanakan dan melaksanakan puasa 24 jam dengan jurnal refleksi
  • Membaca: Foster, Richard J. "Celebration of Discipline" Bab tentang Puasa

PERTEMUAN 6: DISIPLIN STUDI DAN PEMBELAJARAN

Tujuan Pembelajaran:

  • Memahami studi sebagai disiplin spiritual
  • Mengembangkan metode studi Alkitab yang transformatif

Materi:

  • Perbedaan membaca dan studi
  • Metode studi Alkitab induktif
  • Menggunakan alat-alat eksegesis
  • Dari pengetahuan kepada kebijaksanaan
  • Membaca untuk formasi vs. informasi

Metode: Workshop studi Alkitab, praktik eksegesis

Tugas:

  • Melakukan studi induktif terhadap satu perikop (min. 1000 kata)
  • Membaca buku pilihan dari daftar bacaan formasi spiritual

PERTEMUAN 7: DISIPLIN KESEDERHANAAN DAN KEMURAHAN

Tujuan Pembelajaran:

  • Memahami kesederhanaan sebagai kebebasan spiritual
  • Menerapkan prinsip kemurahan dalam kehidupan

Materi:

  • Teologi kesederhanaan
  • Materialisme vs. kesederhanaan
  • Memberi sebagai disiplin spiritual
  • Mengelola sumber daya sebagai penatalayanan
  • Detoksifikasi dari konsumerisme

Metode: Ceramah, studi kasus, refleksi kelompok

Tugas:

  • Analisis pola konsumsi pribadi selama 1 minggu
  • Praktik memberi secara rahasia dan menulis refleksi
  • Membaca: Foster, Richard J. "Freedom of Simplicity"

PERTEMUAN 8: UJIAN TENGAH SEMESTER

Format:

  • Esai reflektif tentang penerapan disiplin spiritual yang telah dipelajari (50%)
  • Presentasi jurnal spiritual pribadi (50%)

PERTEMUAN 9: DISIPLIN KESENDIRIAN DAN KEHENINGAN

Tujuan Pembelajaran:

  • Memahami nilai kesendirian dalam kehidupan spiritual
  • Mengatasi ketakutan akan keheningan

Materi:

  • Yesus dan praktik kesendirian
  • Padang gurun sebagai tempat pembentukan
  • Keheningan vs. kesepian
  • Praktik retreat spiritual
  • Mendengar suara Tuhan dalam keheningan

Metode: Retreat keheningan 3 jam, sharing pengalaman

Tugas:

  • Melakukan retreat pribadi selama 4 jam dan menulis refleksi
  • Membaca: Nouwen, Henri. "The Way of the Heart"

berdasarkan KISI-KISI rps di atas, buat bahan ajar lengkap pertemuan 9: DISIPLIN KESENDIRIAN DAN KEHENINGAN siap untuk diajarkan kepada para mahasiswa dalam 2500 kata


PERTEMUAN 10: DISIPLIN PERSEKUTUAN DAN KONFESI

Tujuan Pembelajaran:

  • Memahami peran komunitas dalam formasi spiritual
  • Mempraktikkan akuntabilitas dan konfesi

Materi:

  • Gereja sebagai komunitas formasi
  • Kelompok kecil dan pertumbuhan spiritual
  • Praktik konfesi dan pengampunan
  • Spiritual direction dan mentoring
  • Akuntabilitas spiritual

Metode: Diskusi kelompok kecil, role play konfesi

Tugas:

  • Membentuk kelompok akuntabilitas (3-4 orang) dan melakukan pertemuan
  • Menulis refleksi tentang pengalaman berbagi dalam komunitas

PERTEMUAN 11: DISIPLIN PELAYANAN DAN SAKSI

Tujuan Pembelajaran:

  • Memahami pelayanan sebagai ekspresi formasi spiritual
  • Mengintegrasikan contemplation dan action

Materi:

  • Pelayanan vs. melayani untuk dilihat
  • Pelayanan tersembunyi
  • Misi dan formasi spiritual
  • Keadilan sosial sebagai disiplin spiritual
  • Keseimbangan Martha dan Maria

Metode: Ceramah, site visit ke lembaga pelayanan sosial

Tugas:

  • Melakukan pelayanan praktis yang tidak diketahui orang lain
  • Menulis refleksi teologis tentang pengalaman pelayanan (800 kata)

PERTEMUAN 12: FORMASI SPIRITUAL DALAM TRADISI KRISTEN

Tujuan Pembelajaran:

  • Mengenal berbagai tradisi formasi spiritual
  • Belajar dari kekayaan spiritualitas Kristen sepanjang sejarah

Materi:

  • Tradisi Monastik (Benedictine, Cistercian)
  • Spiritualitas Ignatian
  • Mistisisme Kristen
  • Tradisi Wesleyan
  • Spiritualitas Pentakosta-Karismatik

Metode: Presentasi kelompok, panel diskusi

Tugas:

  • Paper kelompok tentang satu tradisi spiritual (2000 kata)
  • Membaca: Calhoun, Adele Ahlberg. "Spiritual Disciplines Handbook"

PERTEMUAN 13: HAMBATAN DALAM FORMASI SPIRITUAL

Tujuan Pembelajaran:

  • Mengidentifikasi hambatan umum pertumbuhan spiritual
  • Mengembangkan strategi mengatasi hambatan

Materi:

  • Kekeringan spiritual (dark night of the soul)
  • Busy-ness dan distraksi
  • Luka batin dan trauma
  • Dosa yang belum diselesaikan
  • Ekspektasi yang tidak realistis
  • Spiritual bypassing

Metode: Studi kasus, diskusi kelompok, konseling pastoral

Tugas:

  • Identifikasi hambatan pribadi dan membuat rencana mengatasi
  • Membaca: St. John of the Cross, "Dark Night of the Soul" (selected)

PERTEMUAN 14: MENGEMBANGKAN RULE OF LIFE

Tujuan Pembelajaran:

  • Menyusun rencana formasi spiritual pribadi yang berkelanjutan
  • Membuat komitmen jangka panjang untuk pertumbuhan spiritual

Materi:

  • Konsep Rule of Life
  • Ritme spiritual harian, mingguan, tahunan
  • Menyesuaikan dengan musim kehidupan
  • Fleksibilitas dan disiplin
  • Formasi spiritual seumur hidup

Metode: Workshop penyusunan Rule of Life, mentoring

Tugas:

  • Menyusun Rule of Life pribadi (Tugas Akhir Semester)
  • Presentasi rencana formasi spiritual

D. TUGAS BESAR / TUGAS AKHIR SEMESTER

Judul: Personal Rule of Life dan Refleksi Integratif

Komponen:

  1. Rule of Life Pribadi (40%)
    • Pola hidup spiritual harian, mingguan, bulanan
    • Disiplin spiritual yang akan dipraktikkan
    • Komitmen konkret dan terukur
    • Rencana evaluasi berkala
  2. Refleksi Integratif (40%)
    • Evaluasi perjalanan spiritual selama satu semester
    • Pembelajaran dari praktik disiplin spiritual
    • Transformasi yang dialami
    • Rencana pengembangan ke depan
    • Panjang: 2500-3000 kata
  3. Presentasi (20%)
    • Presentasi 10 menit tentang Rule of Life
    • Sharing pengalaman dan pembelajaran

Deadline: Pertemuan 14 dan minggu berikutnya


E. PENILAIAN

Komponen

Bobot

Kehadiran dan Partisipasi

10%

Tugas Mingguan dan Jurnal Spiritual

25%

Ujian Tengah Semester

20%

Paper Kelompok (Tradisi Spiritual)

15%

Tugas Akhir: Rule of Life

30%

TOTAL

100%

Kriteria Penilaian:

  • A: 85-100 (Excellent)
  • B: 70-84 (Good)
  • C: 60-69 (Satisfactory)
  • D: 50-59 (Pass)
  • E: <50 (Fail)

F. DAFTAR PUSTAKA

Buku Utama (Wajib):

  1. Foster, Richard J. Celebration of Discipline: The Path to Spiritual Growth. HarperCollins, 2018.
  2. Willard, Dallas. The Spirit of the Disciplines: Understanding How God Changes Lives. HarperOne, 1999.
  3. Mulholland, M. Robert. Invitation to a Journey: A Road Map for Spiritual Formation. IVP Books, 2016.
  4. Calhoun, Adele Ahlberg. Spiritual Disciplines Handbook: Practices That Transform Us. IVP Books, 2015.
  5. Thompson, Marjorie J. Soul Feast: An Invitation to the Christian Spiritual Life. Westminster John Knox Press, 2014.

Buku Pendukung:

  1. Nouwen, Henri J.M. The Way of the Heart: Desert Spirituality and Contemporary Ministry. Ballantine Books, 1991.
  2. Foster, Richard J. Prayer: Finding the Heart's True Home. HarperOne, 1992.
  3. Whitney, Donald S. Spiritual Disciplines for the Christian Life. NavPress, 2014.
  4. Barton, Ruth Haley. Sacred Rhythms: Arranging Our Lives for Spiritual Transformation. IVP Books, 2006.
  5. Peterson, Eugene H. A Long Obedience in the Same Direction: Discipleship in an Instant Society. IVP Books, 2021.
  6. Mulholland, M. Robert. Shaped by the Word: The Power of Scripture in Spiritual Formation. Upper Room Books, 2000.
  7. Bonhoeffer, Dietrich. Life Together. Harper & Row, 1954.
  8. Brother Lawrence. The Practice of the Presence of God. Whitaker House, 1982.
  9. St. John of the Cross. Dark Night of the Soul. Image Books, 1959.
  10. Thomas à Kempis. The Imitation of Christ. Penguin Classics, 2013.

Sumber Teologi Wesley:

  1. Collins, Kenneth J. The Scripture Way of Salvation: The Heart of John Wesley's Theology. Abingdon Press, 1997.
  2. Maddox, Randy L. Responsible Grace: John Wesley's Practical Theology. Kingswood Books, 1994.
  3. Wesley, John. A Plain Account of Christian Perfection. Beacon Hill Press, 1966.

Jurnal dan Artikel:

  1. Journal of Spiritual Formation and Soul Care - berbagai artikel terkait
  2. Conversations: A Forum for Authentic Transformation - publikasi Renovaré

Sumber Online:

  1. Renovaré - www.renovare.org (Resources on Spiritual Formation)
  2. The Upper Room - www.upperroom.org (Daily Devotional and Spiritual Resources)
  3. Spiritual Directors International - www.sdiworld.org

G. ATURAN PERKULIAHAN

  1. Kehadiran: Minimal 75% untuk dapat mengikuti ujian akhir
  2. Keterlambatan tugas: Pengurangan 5% per hari
  3. Plagiarisme: Tidak ditoleransi, akan mendapat nilai E
  4. Partisipasi aktif: Diharapkan dalam setiap diskusi dan praktik
  5. Etika akademik: Kejujuran dan integritas adalah prinsip utama

H. CATATAN PENTING

Mata kuliah ini bukan hanya tentang mempelajari formasi spiritual secara kognitif, tetapi tentang mengalami dan mempraktikkannya. Mahasiswa diharapkan:

  • Melakukan praktik disiplin spiritual secara konsisten
  • Membuat jurnal spiritual sepanjang semester
  • Terbuka untuk transformasi pribadi
  • Berpartisipasi aktif dalam komunitas belajar
  • Menghubungkan pembelajaran dengan pelayanan praktis

Disusun oleh: Pdt. Jonni Octavianus, M.Th
Tanggal: 19 Januari 2025

Disetujui oleh:
Ketua Program Studi Teologi
Sekolah Tinggi Teologi Wesley

 

Samuel Sulistiyo, M.Th

Tidak ada komentar:

TUGAS MINGGUAN PERTEMUAN 11-Eksplorasi Tradisi Spiritual

 Tugas Mingguan: "Eksplorasi Tradisi Spiritual" Instruksi: Pilih SATU dari 5 tradisi formasi spiritual yang telah kita pelajari (s...